Selesai melayani kemarin minggu, kembali mendapat pelajaran tentang hidup. Memang benar kata orang kalau kita kadang terlalu gampang berbicara dari pada menjalani apa ang kita bicarakan. Setelah melayani di adik-adik teruna kembali saya merenungkan apa yang sudah saya kataklan terhadap mereka, hari ini kita membahas menjadi orang terpilih & gimana sikap kita mesti berjaga-jaga
tiap waktu.
Setelah memberikan sedikit kata- kata sampai pada 2 peranyaan yang saya berikan kepada adik-adik saya yaitu kapan kita lagi BT dan saat kapan kita bersukacita seperti biasa 2

pertanyaan yang menurut saya simple tapi susah bagi mereka untuk menjawab, sehingga saya harus memancing dengan memberikan jawaban, untungnya untuk mingu ini hanya ada 5 adik jadi saya tidak butuh waktu lama untuk menanyakan mereka :D.
Akhirnya jawaban yang keluar bermacam-macam, intinya mereka akan sangat senang jika di berikan suatu kebebasan dan sangat tidak senang jika hidupnya di atur, hal yang saya sendiri masih bersikap seperti itu.
Kata-kata yang keluar dari mulut ini, mereka harus mencoba menerima semua hal yang kita tidak suka dengan bersyukur dan mengambil hal-hal positifnya karena kalau mereka sekarang tidak terlalu di berikan kebebasan (umur 12 - 14 tahun) itu semua untuk kebaikan ke depan mereka, karena semua hal yang di atur (yang mereka ungkapkan) itu semua hal-hal yang baik.
Saya kadang bersyukur di beri kesempatan untuk melayani adik -adik ini, karena kadang hidup saya dingatkan kembali bahwa hidup saya masih seperti anak-anak umur belasan sering tidak bersyukur dan selalu mengeluh jika mendapatkan hal yang menurut saya menyebalkan hihihihihi :D

0 komentar:
Post a Comment